Welcome to my blog ^^
Fanfiction
- Black n white (1)
Total Tayangan Halaman
Visitor Blog
jam
Buku Tamu
Labels
- Agama Islam (4)
- Agama Islam X (6)
- Bahasa Indonesia (3)
- Bahasa Inggris (3)
- Biologi (3)
- Biologi X (40)
- Biologi XII (1)
- Ekonomi (4)
- Ensiklopedia (1)
- Fauna (1)
- Fisika (11)
- Fisika X (19)
- Geografi (8)
- Kimia (16)
- Mate-matika (2)
- Mate-matika XII (1)
- PKN (2)
- PKN X (4)
- Penjaskes (4)
- Sejarah (2)
- Seni Budaya X (3)
- Sosiologi (3)
- TIK (1)
- Tips dan Trik (2)
- bahasa indonesia X (2)
- kimia X (3)
- mate - matika X (4)
- penjaskes X (2)
- sejarah X (4)
- seni budaya (3)
Kalender
Popular posts
-
KLASIFIKASI TUMBUHAN Anggota +/- 500.000 - 600.000 spesies 1. AL...
-
Gerak ini terdiri dari dua jenis, yaitu: 1. Gerak Setengah Parabola Benda yang dilempar mendatar dari s...
-
Dibedakan menjadi 3 1 Sistem Klasifikasi Alamiah ...
-
Gerak melingkar terbagi dua, yaitu: 1. GERAK MELINGKAR BERATURAN (GMB) GMB adalah gera...
-
F s adalah gaya yang bekerja pada sebuah benda yang bergerak melingkar dimana arah F. selalu menuju ke p...
-
Grafik gerak benda (GLB dan GLBB) pada umumnya terbagi dua, yaitu S-t dan grafik v-t. Pemahaman ...
-
1 mol adalah satuan bilangan kimia yang jumlah atom-atomnya atau molekul-molekulnya sebesar bilangan Avog...
-
GERAK JATUH BEBAS: adalah gerak jatuh benda pada arah vertikal dari ketinggian...
-
Istilah tokoh dan penokohan menunjuk pada pengertian yang berbeda. Istilah tokoh menunjuk pada orangnya, pelaku cerita. Penokohan dan k...
-
DAYA adalah usaha atau energi yang dilakukan per satuan waktu. P = W/t = F v (GLB) P = E k /t (GLBB) S...
Mengenai Saya
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.
Proyeksi Perspektif 1 titik hilang
Kata Perspektif berasal dari kata Itali Prospettiva yang berarti gambar pandangan. itu kataYohannes Suparyono judul bukunya…(ada di bawah).
untuk menghasilkan gambar dengan perspektif 1 titik hilang, objek ditempatkan sedemikian rupa sehingga 2 pasang tepi utamanya, sejajar dengan bisang gambar. dan 1 pasang tepi lainya tegak lurus terhadap bidang gambar. nah… 1 pasang tepi yang terakhir tadi akan mengumpul ke arah 1 titik hilang dalam perspektif
cara menggambarnya:
1. Gambarkan objek dan bidang gambar
2. Tentukan sumbu pandang dan baris cakrawala, maka otomatis titik lenyap didapatkan. Titik lenyap berasal dari pertemuan sumbu pandang dan garis cakrawala
3. Tentukan titik pandang menurut kedua sudut pandang (horisontal dan vertikal). Untuk sudut pandang horisontal selalu ditarik dari titik benda terjauh terhadap TL dengan kemiringan 30 derajat terhadap sumbu pandang. Kemudian sudut pandang vertikal dengan mengukur tinggi cakrawala dari sumbu pandang ke kiri dan ditarik garis dengan kemiringan 30 derajat terhadap sumbu pandang
4. Tentukan titik ukur dengan cara menarik garis dari titik pandang ke bidang gambar dengan kemiringa 45 derajat terhadap sumbu pandang
5. Dari setiap sudut bidang muka kubus ditarik garis menuju TL (titik lenyap).
6. kedalaman kubus diukur dari ukuran sisi kubus dan diletakkan disebelah kiri, kemudian ditarik menuju titik ukur yang berada di garis cakrawala
untuk menghasilkan gambar dengan perspektif 1 titik hilang, objek ditempatkan sedemikian rupa sehingga 2 pasang tepi utamanya, sejajar dengan bisang gambar. dan 1 pasang tepi lainya tegak lurus terhadap bidang gambar. nah… 1 pasang tepi yang terakhir tadi akan mengumpul ke arah 1 titik hilang dalam perspektif
cara menggambarnya:
1. Gambarkan objek dan bidang gambar
2. Tentukan sumbu pandang dan baris cakrawala, maka otomatis titik lenyap didapatkan. Titik lenyap berasal dari pertemuan sumbu pandang dan garis cakrawala
3. Tentukan titik pandang menurut kedua sudut pandang (horisontal dan vertikal). Untuk sudut pandang horisontal selalu ditarik dari titik benda terjauh terhadap TL dengan kemiringan 30 derajat terhadap sumbu pandang. Kemudian sudut pandang vertikal dengan mengukur tinggi cakrawala dari sumbu pandang ke kiri dan ditarik garis dengan kemiringan 30 derajat terhadap sumbu pandang
4. Tentukan titik ukur dengan cara menarik garis dari titik pandang ke bidang gambar dengan kemiringa 45 derajat terhadap sumbu pandang
5. Dari setiap sudut bidang muka kubus ditarik garis menuju TL (titik lenyap).
6. kedalaman kubus diukur dari ukuran sisi kubus dan diletakkan disebelah kiri, kemudian ditarik menuju titik ukur yang berada di garis cakrawala
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar